Kamis, 29 Maret 2012

DEMOSTRAN LAWAN APARAT SAYA YANG SALAH?

(Foto: Rivki/detikcom)
Jakarta - Demo yang terjadi di beberapa daerah beberapa hari banyak menimbulkan korban baik dari Aparat. Masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) begitu unik sejak pemerintah merencanakan akan ada kenaikan BBM masyarakat di beberapa daerah memprotes kenaikan itu. 

beberapa sumber yang didapat, BBM di anggap gak tidak pas untuk di naikin saat ini dikarenakan kondisi masyarakat indonesia yang masih banyak dibawah kemiskinan. Masyarakat merasa pengalihan subsidi dengan Bantuan Langsung Tunai atau disebut BLT sama sekali tidak ada hubungannya. program tersebut lebih mengandung politis

DPR yang dipimpin langsung oleh Marzukie Ali direncanakan akan mengadakan rapat paripurna besok(30/3). para partai politik sibuk melobi partai politik lainnya untuk mendukung ataupun menolak kenaikan  BBM. beberapa partai politik seperti PKS dan GOLKAR apakah ikut keputusan koalisi atau bersebrangan semua tergantung besok.

terjadi bentrokan yang mengarah anarkis saling lempar antara aparat dan para demostran di jl.Dipenogoro. Informasi yang kami terima, Kamis(29/3) mobil dan motor dibakar oleh massa yang pada saat itu berunjuk rasa. Kapolsek Senen, Kompol Imam Zebua, sempat dikeroyok oleh massa dan mengakibat luka parah pada jam 19.00 Kapolsek dilarikan ke rumah sakit.

pukul 21.45 WIB,polisi berseragam dan berpakaian preman mendatangin kantor LBH Jl. Salemba Di lantai dasar LBH, polisi menemukan sejumlah tas. Polisi menduga tas-tas itu adalah milik mahasiswa yang berdemo di sekitaran Salemba.

Polisi melepaskan gas air mata, sedangkan mahasiswa membalas dengan botol dan batu. Praktis hanya dua kubu di tengah jalan. 

Polisi pun sudah bersiap membersihkan jalan dari para mahasiswa yang anarki. Lalu lintas di sepanjang Jl Diponegoro lumpuh. Sisa ban, motor, dan kendaraan polisi masih teronggok di tengah jalan.

apapun yang terjadi  susah disalahkan pengunjuk rasa ingin menyuarakan aspirasi mereka dan aparat hanya menjalankan tugas mengamankan. sesuai peraturan bahawa polisi akan mengakomodir jika demo dengan tertip tanpa ada anarkis.(AP)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar