Rabu, 28 Maret 2012

Guru Sebagai Orang Tua
Guru Sebagai Orangtua
@IRNewscom KEGELISAHAN, depresi, stres, dan dukungan sosial dapat digunakan untuk memprediksi awal konsumsi alkohol dan narkoba pada anak-anak menurut peneliti dari Carolyn McCarty, Ph. D. dari Children’s Research Institute di Seattle dan para peneliti dari University of Washington dan Seattle University.

Anak SMP dari kelas 1 sampai 3 yang memiliki dukungan yang memiliki keeratan emosi yang baik dari guru dilaporkan megnalami penundaan konsumsi alkohol dan narkoba. Mereka yang dilaporkan memiliki kecemasan berpisah (separation anxiety) dari orang tuanya juga mengurangi risiko awal konsumsi alkohol.

Sangat sedikit penelitian yang memperhatikan dukungan untuk anak-anak dari pihak selain keluarga dalam jaringan dukungan sosial anak-anak, termasuk guru. “Hasil yang kami dapat mengejutkan,” sebut McCarthy.

“Kita tahu bahwa guru SMP sangat penting dalam kehidupan anak-anak muda, namun ini penelitian berbasis data pertama yang menunjukkan bahwa dukungan guru terkait dengan rendahnya tingkat awal konsumsi alkohol.” Anak-anak SMP mendefinisikan dukungan guru seperti dekatnya perasaan kepada guru atau bisa diajak berbicara mengenai masalah yang mereka hadapi.

Anak muda yang dekat atau bahkan ‘nempel’ dengan orang tua dapat mengalami kecemasan berpisah (separation anxiety) dan kemungkinan kurang rentan terhadap pengaruh negatif dari teman seusianya, termasuk coba-coba ala anak muda seperti minuman beralkohol.

“Anak muda pada umumnya mencari sensasi dan pengalaman baru dan mereka lebih berani mengambil risiko pada saat bersama teman-temannya,” ungkap McCarthy. “Anak muda dengan gejala kecemasan berpisah mungkin saja dilindungi karena kebaikan dari hubungan intens dengan orang tua mereka, sehingga mereka lebih kecil peluangnya untuk hal-hal seperti menyalahgunakan narkoba.”

Penelitian ini juga menemukan bahwa anak muda yang mengonsumsi alkohol dan narkoba sebelum kelas 6 SD memiliki tingkat gejala depresi yang jauh lebih tinggi.

McCarthy juga memberi saran untuk membantu para orang tua mengurangi awal konsumsi alkohol. Pertama, ketahui lokasi anak Anda, dan periksa keadaan mereka secara teratur. Kedua, kenali teman-teman anak Anda, dan siapa yang sering bermain dengan anak Anda. Ketiga, ajarkan kemampuan manajemen stres. Keemapt, bantu anak Anda merasa dekat dengan orang-orang dewasa di sekolah

Pada dasarnya, guru berada di sekolah dan menjadi pengganti orang tua bagi sang anak. Selain menjadi pembimbing di bidang akademik, guru juga perlu membimbing anak dalam awal kehidupannya untuk menjadi manusia berkarakter bagus dan lebih baik di masa depan. [edw]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar