Rabu, 28 Maret 2012

Nazar Sebut Anas Perintahkan Pertemuan Proyek 'Mercusuar' Hambalang

Nazarudin
Jakarta Terdakwa kasus korupsi Wisma Atlet, M Nazaruddin kembali memaparkan fakta proyek Hambalang. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu menyebut dirinya dan sejumlah petinggi Demokrat diperintah Anas Urbaningrum untuk menyukseskan proyek tersebut karena merupakan proyek mercusuar.

"Hambalang itu adalah program mercusuar. Tidak hanya sekadar proyek Kemenpora, tapi juga nasional. Dan ternyata anggarannya sudah ada pada APBN 2010," ujar Nazaruddin dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (28/3/2012). 

Nazaruddin mengungkapkan realisasi proyek Hambalang tertunda tiga tahun meskipun anggaran proyek tersebut telah masuk dalam APBN 2010. Kendala realisasi proyek itu karena masalah tanah. Bahkan menurut Nazaruddin, besarnya anggaran untuk proyek mercusuar ini melebihi alokasi anggaran untuk Kemenpora sendiri. 

Nazaruddin mengakui pertemuan pembahasan proyek Hambalang atas perintah Anas Urbaningrum. Pertemuan itu terjadi pada Januari 2010 di gedung Kemenpora. Dalam pertemuan itu juga dihadiri Angelina Sondakh, Mirwan Amir, Mahyudin, dan Menpora Andi Mallarangeng. 

Sementara pertemuan itu, ungkap Nazaruddin, diatur antara Mahyudin atau Angelina Sondakh. 

"Saya diperintahkan karena saya sebagai bendahara umum. Saya juga sebagai bendahara fraksi diperintah oleh ketua fraksi untuk temani Bu Angie (Angelina Sondakh). Dia (Anas) ingin olahraga ke depan menjadi lebih baik, ada taman setiap kabupaten, SEA Games juga dibicarakan. Karena itu memang titipan utamanya," jelas Nazaruddin.
(rmd/nvt) Sumber DetikNews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar