Kamis, 26 April 2012

IRNews: Berita Video Porno Diduga Karolin Bukan Pesanan George Toisutta


Jakarta Redaksi situs berita Indonesia Raya News (IRNews) membantah berita mengenai video syur diduga anggota DPR merupakan pesanan khusus dari pemimpin redaksinya George Toisutta. Berita tentang skandal seks anggota dewan murni untuk kontrol sosial, bukan bermuatan politis. 


"Oh enggak pesanan. Kita cuma mengutip dari web itu kilikitik.net Ini murni pemberitaan untuk warning wakil rakyat, tidak titipan," ujar Redaktur Pelaksana IRNews, Djono W Oesman saat dihubungi detikcom, Rabu (25/4/2012). 

Djono menjelaskan, berita video porno yang mirip anggota dewan asal PDIP Karolin Margret Natasa itu dibuat pada hari Sabtu, 21 April. Mulanya, redaksi IRNews menerima informasi dari seseorang agar segera membuka kilikitik.net. \"

Ada yang telepon ke redaksi kantor hari Sabtu, 21 April ke kantor. Kemudian diberitahu situs itu. Jadi apa salahnya dibuka. Pas dibuka lengkap nama Karolin Margret, fotonya jelas di situ," cerita dia. 

Setelah membuka kilikitik.net, cerita Djono, redaktur langsung berembug mengenai pemberitaan yang akan dibuat. Redaksi memutuskan menugaskan reporternya hari itu juga untuk mengkonfirmasi ke Karolin termasuk Aria Bima yang ikut terseret kasus video syur ini. 

"Yang didapat hanya Pak Aria Bima, kemudian akhirnya diputuskan diturunkan beritanya. Aria Bima ditemui di peringatan hari Kartini di Manggala Wanabakti. Bantahannya Aria Bima tiga kata 'itu tidak benar, itu tidak benar, " tuturnya. 

Menurut Djono, saat berita hendak ditayangkan, redaksi memberi tahukan ke George Toisutta. "Pak George pimpinan redaksi kami, tentu diberi laporan. Pesannya (George) lakukan sesuai dengan tahapan jurnalistik," ujarnya. 

Saat ditanya si penelpon yang memberitahu kilikitik.net apakah Elya Muskitta, Djono enggan memberi jawaban. "Siapa itu kami tidak bisa beritahukan penelponnya. Pokoknya ada yang menelepon ke redaksi disuruh buka situs itu," imbuhnya


(fdn/asy) Sumber: Detik News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar