| Restoran Indonesia di kota Madinah |
Selesai kami sholat kami berjalan jalan sekitar masjid
untuk melihat lihat. Kami melihat ada beberapa tempat jual makanan siap saji
disana. Kamipun mencoba menyampirinya. Kami melihat ada restoran yang tidak
begitu besar tapi unik. Ternyata disana
di jual makanan khas Indonesia. Bakso, Rawon dan sebagainya. Ternyata makanan Indonesia
tidak hanya kita bisa dapatkan di Indonesia saja tapi di Madinah Arab Saudi kita dengan mudah
dapatkan.
Yang unik disini para penjualnya pun berbahasa
Indonesia, kita dengan mudah untuk memesan dari menu yang mereka tawaran. Mereka bukan orang Indonesia melainkan
penduduk setempat, begitu fasih mereka berbahasa Indonesia.
| Suasana di taman depan restoran Si Doel Anak Madinah |
Restoran itupun mengunakan nama film yang sempat
populer “sidoel Anak Sekolahan” tapi nama itu disesuakan dengan kota madinah sehingga di
ubah menjadi "Si doel Anak Madinah". Harga juga tidak terlalu mahal untuk
semangkok Bakso kita hanya mengeluarkan 10 riyal atau 26.000 Rupiah saja. Kami mencoba
memesan 3 mangkok bakso dan 1 piring Rawon. Rasa makanan sama dengan rasa
makanan yg kita beli di Indonesia. Udara yang Sore tidak terlalu panas, kami begitu menikmati bakso dan rawon ditambah dengan minuman es the manis dingin.
Dari pelayan yang dapat kami jumpai, restoran ini sudah
ada dari 7 sampai 8 tahun yang lalu nama itu di dapat dari warga Indonesia yang
tinggal disana.
Di Madinah maupun dimekah bukan hanya di restoran ini saja yang berbahasa Indonesia tapi hampir di setiap restoran ataupun toko para pelayan bisa berbahasa Indonesia walaupun dengan logat yang berbeda. Itu semua karena begitu banyak Jemaah Indonesia yang datang ke kota itu untuk beribadah.
(AP)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar