Jakarta Mantan Menkominfo Syamsul Muarif meninggal dunia setelah lama digerogoti kanker paru-paru. Di Partai Golkar, Syamsul dikenal sebagai politisi senior yang ulung.
"Beliau di Golkar adalah teladan dan organisatoris yang ulung," kata fungsionaris Partai Golkar, Egy Massadiah, kepada wartawan, Selasa (3/4/2012).
Egy Massadiah mengatakan, Syamsul selalu dipercaya memegang posisi penting di Golkar. Bahkan, saat Jusuf Kalla menjabat sebagai Ketua Umum Golkar, Syamsul dipercaya sebagai Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Golkar.
"Kemampuan beliau dalam mengorganisasi di partai, sulit dicari bandingnya," kenang Egy.
Hal yang sama juga dikatakan oleh mantan anggota DPR Ali Muchtar Ngabalin yang kini politisi Golkar. Ngabalin mengenang Syamsul sebagai senior yang murah senyum.
"Beliau sangat murah senyum. Sering menasihati dan membimbing saya," kata Ngabalin.
Syamsul Muarif lahir di Kandangan, Kalimantan Selatan, pada 8 Desember 1948. Semasa hidup, Syamsul menjadi anggota DPR tahun 1987 hingga 2001, Menkominfo 2001-2004, Ketua OKK DPP Partai Golkar tahun 2004, anggota Wantim DPP Partai Golkar 2009 dan Sekjen Nasdem 2010.
Rencananya, jenazah Syamsul akan diberangkatkan dari Singapura pukul 15.30. Setiba di Lanud Halim Perdanakusumah, jenazah kembali diterbangkan ke Banjarmasin pukul 18.00 WIB untuk dimakamkan.
(gun/nrl)
Jenazah Syamsul Muarif Akan Disemayamkan di Lanud Halim
Jakarta Jenazah mantan Menkominfo Syamsul Muarif rencananya akan dibawa dari Singapura ke Jakarta hari ini. Keluarga memilih lapangan udara (Lanud) Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, sebagai tempat persemayaman bagi deklarator ormas Nasional Demokrat ini.
"Rencananya dibawa ke Jakarta, sekarang lagi diatur proses administrasinya. Jenazah disemayamakan di Lanud Halim Perdanakusumah selama dua jam," kata Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq saat dihubungi detikcom, Selasa (3/4/2012).
Usai disemayamkan di Halim, keluarga langsung membawa jenazah ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. "Beliau dimakamkan di kampung halamannya," imbuhnya.
Syamsul meniti karier politik di Golkar ini tutup usia di General Hospital of Singapore sekitar pukul 09.40 waktu setempat. Syamsul meninggal akibat menderita penyakit kanker paru-paru.
"Beliau termasuk yang sangat bersahaja dalam kepemimpinannya. Punya ketegasan, tertib, dan taat dalam pengamalan ibadah meski sesibuk apapun. Kami anak muda dapat inspirasi banyak dari beliau," tutur Rofiq.
Semasa hidup, Syamsul menjadi anggota DPR tahun 1987 hingga 2001, Menkominfo 2001-2004, anggota Wantim DPP Partai Golkar 2009 dan Sekjen Nasdem 2010.
(fdn/nrl) Sumber: Detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar