Rabu, 09 Mei 2012

Sukhoi Jatuh Dalam Joy Flight Kedua



Jakarta Kapuspen TNI Laksamana Iskandar Sitompul memprediksi Sukhoi Superjet100 yang hilang kontak di Bogor kemungkinan jatuh. Pesawat nahas itu telah terbang lebih dari 4 jam.

"Pesawat Sukhoi kemungkinan jatuh, karena hanya memiliki endurance 4 jam. Saat ini, sudah lebih dari 4 jam," kata Iskandar saat dihubungi wartawan, Rabu (9/5/2012).

Pesawat tersebut hilang kontak dalam joy flight kedua sekitar 14.33 WIB, saat pesawat melintas di atas Gunung Salak. Sebelumnya, sang pilot yang berasal dari Rusia telah menghubungi traffic control mengabarkan pesawat berada di atas ketinggian 10.000 kaki.

Setelah itu, pilot meminta izin untuk turun ke ketinggian 6.000 kaki. Namun, setelah itu, pilot tidak kontak lagi. Hingga sekarang, pesawat tersebut masih belum diketahui keberadaannya.

Sebelum penerbangan kedua, pesawat menjalani pemeliharaan yang diperlukan dan secara teknis dalam keadaan baik.

Kontak Terakhir Sukhoi Pk 14.33 WIB Saat Melintas Gunung Salak

Jakarta Tim SAR masih mencoba mencari pesawat komersial Sukhoi Superjet100 yang hilang kontak di kawasan Gunung Salak, Bogor. Pesawat ini terakhir mengadakan kontak pada pukul 14.33 WIB. 

"Kontak terakhir pada pukul 14.33 WIB, posisi di sekitar Gunung Salak I dengan ketinggian sekitar 6 ribu sampai dengan 7 ribu kaki," kata Direktur Operasional Badan SAR Nasional Marsekal Pertama Sunarbowo Sandi kepada detikcom, Rabu (9/5/2012). 

Sunarbowo mengatakan, bila pesawat itu jatuh, kendala utama dalam pencarian peswat tersebut adalah medan yang sangat berat. Lokasi pesawat diperkirakan ada pada punggung Gunung Salak. "Medannya cukup sulit," katanya. 

Meski berat, Tim SAR tetap mencoba menuju lokasi yang diduga tempat jatuhnya pesawat tersebut. "Kita sudah kirim 30 orang beserta anggota polsek dan kodim setempat," katanya. 

Daftar Nama 44 Orang di Sukhoi yang Hilang

Di dalam pesawat komersial Sukhoi Superjet100 yang hilang di Bogor, terdapat 36 undangan dari Indonesia dan 8 warga Rusia. Nama 36 undangan itu terdapat dalam manifes yang didapatkan di Bandara Halim Perdanakusumah.

Berikut nama-nama mereka yang didapat detikcom dari Russia Today maupun dari manifes:

8 Warga Rusia:

1. Alexander Yablontsev, pilot
2. Alexander Kochetkov, kopilot
3. Oleg Shvetsov, navigator aero
4. Aleksey Kirkin, teknisi pesawat
5. Dennis Rakhmanov, pemimpin teknisi tes pesawat
6. Nikolay Martyshenko, kepala deputi tes penerbangan
7. Evgeny Grebenshchikov, Direktur Penjualan Sukhoi
8. Kristina Kurzhukova, manajer kontrak 

36 Nama penumpang yang dilansir di Halim:

1. Ahmad Fazal (IndoAsia)
2. Insan Kamil (IndoAsia)
3. Edward Edo M (IndoAsia)
4. Ismie (TransTV)
5. Aditya Sukardi (Transtv)
6. Indra Halim (PT KAL)
7. Riefyan S (PT KAL)
8. Dody Aviantara (majalah Angkasa)
9. Yusuf (majalah Angkasa)
10.Femi (Bloomberg)
11.Stephen Kamaci (IndoAsia)
12.Capt.Aan Husdiana (Kartika Air)
13.Yusuf Ari Wibowo (Sky Aviation)
14.Maria Marcella (Sky)
15.Henny Stevani (Sky)
16.Mai Syarah (Sky)
17.Dewi Mutiara (Sky)
18.Sussana Vamella (Sky)
19.Nur Ilmawati (Sky)
20.Rossy Withan (Sky)
21.Anggi (Sky)
22.Aditya (sky)
23.Kornel M Sihombing (DI)
24.Edi Satriyo (Pelita Air)
25.Darwin Pelawi (Pelita Air)
26.Gatot Purwoko (Airfast)
27.Budi Rizal (Putera Antha Dirgantara)
28.Syafruddin (Carpedrem Mandiri)
29.Peter Adler (Sriwijaya)
30.Herman Suladji (Air Maleo)
31.Donardi rahman (Aviastar)
32.Eloni (Kartika)
33.Hurdiana Wiyanda (Kartika)
34.Arief wahyudi (TR)
35.Nam Tran (Snecma)
36.Rudi Darmawan (IndoAsia)

Jumlah isi perut pesawat berkursi 98 seat itu saat ini masih simpang siur. ada yang menyebut 44 orang dan ada yang menyebut 46 orang. Disebutkan juga ada calon penumpang yang batal terbang di joy fligt untuk pembeli potensial edisi kedua itu.

(aan/nrl)sumber detik.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar