Rabu, 04 April 2012

Anggota Komisi III DPR: Lapas & Rutan Kita Sungguh Bobrok!

lustrasi
Jakarta Kasus penamparan Wamen Denny Indrayana yang diungkap sipir LP Pekanbaru, Riau, jangan sampai membuat penanganan kasus narkoba menjadi kabur. Yang perlu dipertegas pihak Kemenkum HAM yakni pembenahan Lapas dan Rutan. Jangan sampai adalagi narkoba yang beredar di penjara.

"Sudah menjadi rahasia umum, bahwa Lapas dan Rutan kita memang sangat bobrok. Di Lapas begitu mudah beredar narkoba, pengli di mana-mana, tindakan diskriminatif yang dilakukan petugas Lapas atas warga binaan, tindak kekerasan dan sebagainya," kata anggota Komisi III DPR Indra saat memberikan tanggapan, Rabu (4/4/2012).

Indra mendukung pembenahan Lapas dan Rutan yang dilakukan Wamenkum. Terlepas benar atau tidaknya penamparan, jangan sampai isu narkoba yang marak di Lapas dan Rutan menjadi kabur.

"Peredaran Narkoba begitu leluasa di Lapas-Lapas. Tentunya hal ini tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan para sipir atau petugas Lapas. Bahkan banyak selentingan yang mengatakan adanya setoran hasil perdagangan Narkoba kepada pejabat Lapas," jelasnya.

Melihat realita tersebut, maka upaya-upaya pembenahan Lapas merupakan tindakan yang harus diapresiasi. Terobosan dalam rangka melakukan pembenahan yang dilakukan Denny Indrayana merupakan terobosan yang positif dan terbukti telah membuahkan hasil. 

"Sidak-sidak yang dilakukan Denny Indrayana sejauh ini berhasil menangkap para pengedar dan oknum sipir yang trlibat. Seperti halnya Sidak di Pekanbaru yang menangkap 3 bandar dan 1 sipir beserta barang bukti sabu-sabu. Padahal sebelumnya Dirjen PAS sudah melakukan sidak ke Lapas Pekanbaru, namun tidak menemukan bandar Narkoba," jelasnya. 

Dia menduga gerakan yang dilakukan para sipir dengan membesarkan insiden penamparan merupakan bagian dari pengalihan banyaknya bandar narkoba yang bermain di balik jeruji besi.

"Isu penamparan telah menenggelamkan fakta peredaran narkoba di Lapas. Saya menduga ini para bandar narkoba dan oknum-oknum di Kementerian Hukum dan HAM yang terusik dengan terobosan pembenahan yang dilakukan Denny Indrayana," tuturnya.

(ndr/vit)Sumber : DetikNews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar