| Gubernur Riau Rusli Zainal di Universitas Riau/Chaidir AT-detikcom |
Pekanbaru Gubernur Riau Rusli Zainal meresmikan Gedung Agribinis di Universitas Riau. Acara ini sekaligus menepis adanya isu orang nomor satu 'menghilang' usai dicekal KPK terkait kasus suap PON.
"Saya tidak kemana-mana. Saya sekarang ada di sini," kata Rusli Zainal sembari tersenyum ke wartawan saat memberi sambutan peresmian di areal Gedung Agribisnis di Fakultas Pertanian Universitas Riau, Selasa (17/4/2012).
Ungkapan itu dia sampaikan karena ramainya isu yang menyebutkan menghilang pasca status cegah tangkal (cekal) dari KPK dalam kasus suap PON di DPRD Riau.
Menurut Rusli, Gedung Agribisnis yang dibangun oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), hendaknya dapat dimanfaatkan untuk menjadi tempat pelatihan ilmu pertanian.
"Karena itu saya menyambut baik, kampus bisa mengembangkan berbagai konsep secara universal. Ini tentunya juga harus berkolaborasi dengan tenaga ahli, sehingga visi dan konsep pertanian Riau mendatang terjawab," kata Rusli.
UNRI harus dapat menjawab penyediaan bibit sawit unggul, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Riau saat ini. Sebab itu, pusat agribisnis itu diharapkan bisa menghasilkan bibit sawit unggul.
"Namun demikian, sektor pertanian lainnya juga harus diperhatikan. Misalkan, sagu, padi kelapa, dan yang lainnya. Ini karena setiap tahunnya luas areal pertanian seperti tanaman pangan juga semakin meluas. Karena itu, gedung agribisnis dari Fakultas Pertanian ini bisa menjawab tantangan tersebut," kata Rusli.
Sementara itu, Dirut PT RAPP, Kusnan Rahmin menyebut, nantinya diharapkan menjadi ‘centre of excellence’ bagi peningkatan kualitas dan kapasitas SDM.
Dia menjelaskan, bangunan gedung di atas lahan seluas 400 meter persegi, diharapkan mampu mencetak ahli-ahli agribisnis yang nantinya akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia untuk dapat berlaga di pasar global.
"Kami berharap dengan adanya fasilitas ini akan terjadi ‘sharing knowledge’ atau berbagi keahlian guna pengembangan industri agribisnis secara umum dan industri kehutanan di masa datang, sehingga Indonesia dapat terus menjadi pemain global yang diperhitungkan," kata Kusnan.
(cha/try)Sumber: Detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar