Kamis, 26 Juli 2012

Bocah si Pemakan Segala, Semua Perabot di Kamar Dikunyahnya

Greater Manchester,Sekilas Zack Tahir tampak seperti anak-anak pada umumnya. Namun bocah laki-laki ini tak bisa membedakan antara makanan dan benda-benda yang tak boleh dimakan. Ia bisa memakan apa saja, bahkan semua isi di dalam kamarnya.

Zack Tahir (5 tahun) memiliki kondisi mengerikan yang membuatnya tidak bisa membedakan antara makanan dan bukan. Zack merupakan penyandang autisme, namun kondisinya diperparah dengan gangguan makan ekstrem yang disebut pica.

Bila ditinggal sendirian, ia bisa memakan semua isi kamar tidurnya, mulai dari gorden, bantal, karpet dan berbagai perabotan. Untuk membuatnya tetap aman, ibunya Rachel (32 tahun) biasanya akan menaburkan seledri, kacang-kacangan dan makanan lain di karpet, agar putranya memakan yang benar-benar makanan bukan perabotan.

"Dia hampir makan apa saja, lumpur, lumut, batu, karpet, plastik tanaman, kertas, wallpaper dan rambut. Dia senang memanjat ke ambang jendela dan makan membabi buta. Dia suka mengunyah sepanjang waktu," jelas Rachel pada The People, seperti dilansir mirror.co.uk, Kamis (26/7/2012).

Menurut sang bunda, Zack makan bukan karena rasanya melainkan teksturnya. Zack pun tak dapat berbicara dan kondisi ini membuat ibunya sangat frustasi, terutama pada saat waktu makan tiba.

"Dia sering tidak tidur dan ini membuatku kelelahan. Tapi tidak seperti anak-anak autis lainnya, dia suka memberiku pelukan dan menari," lanjut Rachel, yang tinggal di Salford, Greater Manchester.

Rachel pertama kali melihat putranya tak berkembang layaknya anak-anak lain ketika ia berumur 9 bulan. Kini di usianya yang ke-5, Zack memiliki mental di bawah anak usia 1 tahun, sehingga hanya mainan untuk bayi di bawah usia 12 bulan yang cocok untuknya.

Zack juga tak bisa berbicara dan hanya memiliki sedikit pemahaman, terutama tentang bahaya. Dia tidak akan berjalan kemana pun karena ia selalu merangkak. Memiliki pica membuat Zack akan memakan apa saja.

"Favoritnya adalah lumpur dan lumut, batu, benang, kertas, pakaian, plester, dan rambut. Dia biasanya hanya tidur 4 jam di malam hari. Sisanya, ia akan membuat suara dan lompat-lompat, lalu memakan apa saja yang ada di ruangan yang dapat diraih tangannya," jelas Rachel.

Ketika Zack berusia 4 tahun, Rachel membuka sebuah kelompok autisme di dekat rumahnya di Salford, Greater Manchester.



(mer/ir) Sumber: Detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar